Tanah Bumbu News: Food

Go To

Ads 728x90

Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan

3/15/2025

5 Merek Sirup Lokal Sejak Zaman Belanda, Ada yang Berusia 102 Tahun!
Pengakuan Wanita Cuma Makan Buah Selama 30 Hari, Ini yang Terjadi Pada Tubuhnya
5 Merek Sirup Lokal Sejak Zaman Belanda, Ada yang Berusia 102 Tahun! Foto: Istimewa

Tanah Bumbu News – Tingginya minat konsumsi sirup di Indonesia ternyata bukan hal baru. Ada beberapa merek yang sudah eksis sejak zaman Belanda dan berusia hingga 102 tahun.


Saat memasuki ramadan dan menjelang Idul Fitri, popularitas sirup di pasaran meningkat pesat. Rasanya yang manis dan bisa diracik sebagai es yang menyegarkan membuat banyak orang mencarinya.



Tren konsumsi sirup faktanya tidak hanya baru terjadi di era modern. Kehadiran sirup merupakan salah satu cerminan berkembangnya budaya kuliner Belanda pada era kolonial di Tanah Air.


Ada beberapa merek sirup lokal yang populer yang ternyata justru didirikan pertama kali oleh orang Belanda. Masih bertahan hingga kini, usia pabrik sirup tersebut sudah mencapai 102 tahun.


Berikut 5 merek sirup lokal tertua di Indonesia yang masih populer:

Merek sirup lokal tertua
Sirup ini pertama kali diproduksi di Surabaya pada 1923. Foto: Istimewa

1. Siropen

Disebut sebagai pabrik sirup tertua di Indonesia, Siropen berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Pabrik dari merek sirup Siropen Telasih ini sebelumnya bernama Pabrik Limoen JC Drongelen & Hellfach yang berdiri sejak 1923.


Pendiri adalah pengusaha asal Belanda, JC Drongelen yang memilih pabriknya berdiri di kawasan perdagangan di Surabaya. Konon sejak kemunculannya, sirup itu menjadi menu yang disajikan di rumah orang Eropa, restoran, hingga hotel besar di Surabaya.


Sampai akhirnya, Presiden Ir. Soekarno mengeluarkan undang-undang nasionalisasi perusahaan asing untuk mengambil alih pabrik tersebut. Sayangnya, sebelum menjadi milik Indonesia seutuhnya, pabrik sirup ini sempat dikuasai Jepang pada 1942 - 1958.


2. Tjampolay

Sirup ini tetap populer berkat varian rasanya yang beragam dan banyak pilihan. Tjampolay merupakan merek sirup asal Cirebon yang dipercaya sudah diproduksi sejak 1936.


Sosok keturunan China di Cirebon, Tan Tjek Tjiu disebut sebagai pencetus sirup ini. Nama Tjampolay diambil dari salah satu jenis buah lokal yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sirup tersebut.


Keturunan Tjiu menyebut pembuatan sirup in berawal ketika Tjiu bermimpi minum sirup dalam tidurnya. Hingga kini Tjampolay masih banyak ditemukan di swalayan hingga supermarket besar sekalipun.


3. Sarang Sari

Menjadi jejak peninggalan orang Belanda lainnya, sirup Sarang Sari punya perjalanan menarik. Merek sirup ini didirikan sejak 1934 oleh pengusaha Belanda bernama De Wed Bilsma yang mengandalkan gula batu sebagai bahan utamanya.


Adapun dalam pembuatannya, sirup Sarang Sari diciptakan dalam berbagai rasa yang sebenarnya merujuk pada kesukaan orang Belanda. Seperti frambozen, vanili, manalagi, hingga pisang ambon.


Ternyata rasanya yang manis legit ikut disukai oleh masyarakat lokal. Sirup Sarang Sari kini tak semudah dahulu untuk dibeli, tetapi masih ada beberapa toko dan supermarket tertentu yang menjajakannya.


4. Kawista

5 Merek Sirup Lokal Sejak Zaman Belanda, Ada yang Berusia 102 Tahun!
Berbahan buah kawista, sirup yang telah diproduksi sejak 1925 ini juga dijuluki sebagai Cola van Java. Foto: Istimewa

Bukan hanya nama mereknya, sirup ini juga dibuat dari buah kawista yang banyak ditemukan di Jawa Tengah. Sejak 1925, sirup ini telah diproduksi secara massal di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan didistribusikan ke seluruh penjuru Hindia Belanda.


Saat itu sirup Kawista dikenal oleh orang Belanda dengan sebutan Cola van Java . Perpaduan rasa manis dan asam dengan aroma buah kawista yang khas membuat rasanya begitu diminati.


Lambat laun sirup kawista juga diproduksi oleh beberapa perusahaan besar di Jawa Tengah. Ada dua yang setidaknya paling populer, yaitu Kawista Dewasa Burung yang berdiri sejak 1952 dan Kawista Sonaya yang merupakan bentuk produksi sirup ini dalam cakupan UMKM.


5. Marjan

Botol sirupnya yang ikonik dan identik dengan bulan ramadan seolah tak boleh terlupakan. Merek sirup Marjan ternyata sudah berdiri sejak 1975 yang artinya sudah genap 50 tahun eksistensinya di pasar Indonesia.


Di balik sirup yang manis ini ada sosok M. Saleh Kurnia yang merupakan pendiri PT Suba Indah. Uniknya pabrik ini justru mengawali peruntungannya sebagai produsen susu, tapi perjalanannya harus terhenti.


Melansir detikFinance, cikal bakal munculnya ide memproduksi sirup datang dari Phang Kang Hoat yang merupakan rekan Kurnia. Ketika produk minuman Indonesia masih mengandalkan produk impor, kesempatan inilah yang digunakan untuk mengembangkan Marjan Boudoin hingga akhirnya populer sampai sekarang.(MKR)



Penulis : Diah Afrilian
Editor : Mukriara

Sumber : Detik Food

3/14/2025

Momen Seru Robby Purba Berburu Takjil di Pedagang Kaki Lima

Momen Seru Robby Purba Berburu Takjil di Pedagang Kaki Lima

1 / 10
Sebuah kegaduhan terjadi gegara beredarnya video dr. Okky Pratama yang diduga sedang bermesraan. Namun di dalam video tersebut diduga adalah dua orang pria yang tengah bermesraan. Foto: Instagram/robbypurba
2 / 10
Sosok Robby Purba, pembawa acara kondang, terserat sebab video lawasnya bersama dr. Okky Pratama. Kemejanya bermotif bunga dan momen dirinya disuapi dr. Okky jadi sorotan netizen. Foto: Instagram/robbypurba
3 / 10
Ramadan kali ini, Robby Purba tetap aktif menjalankan banyak pekerjaan. Setelah selesai syuting, dirinya menyempatkan diri untuk berburu takjil di sekitar studio. Foto: Instagram/robbypurba
4 / 10
Menyambangi pedagang gorengan kaki lima menjadi gayanya mencari takjil. Bakwan, tempe, dan tahu goreng diborongnya untuk dinikmati bersama tim yang lain. Foto: Instagram/robbypurba
5 / 10
Ia yang berdarah Sumatera ternyata menyukai sambal seruit. Secara khusus, Robby Purba sampai mendatangi restoran Sambal Seruit Indonesia di kawasan Jakarta Barat. Foto: Instagram/robbypurba
6 / 10
Di rumahnya, ia juga tak luput menyantap sambal khas Sumatera. Selain seruit, menu sambal tempoyak tak pernah absen dari meja makannya. Foto: Instagram/robbypurba
7 / 10
Bubur manis dan kolak tidak lupa dibeli Robby Purba menjelang buka puasa. Menurutnya, berbagi rezeki dengan membeli takjil dari pedagang kaki lima lebih menyenangkan. Foto: Instagram/robbypurba
8 / 10
Dirinya tak pernah sungkan turun sendiri ke tepi jalan. Tak ada siapapun yang menemani, bermodal uang receh sudah bisa mendapat banyak makanan. Foto: Instagram/robbypurba
9 / 10
Makan sahur menjadi momen yang dimanfaatkan untuk mendekatkan diri dengan keluarga. Sahurnya selalu dilakukan di rumah dengan menu-menu rumahan favoritnya. Foto: Instagram/robbypurba
10 / 10
Selain bersama anggota keluarga lain, Robby Purba juga kerap menghabiskan waktu bersama kucingnya. Hewan peliharaannya ini sudah aktif di pagi hari untuk menemani Robby santap sahur. Foto: Instagram/robbypurba


Nama Robby Purba terseret dalam dugaan video mesra bersama dr. Okky Pratama. Begini keseruan Robby Purba saat berburu takjil dari pedagang kaki lima.


Sebuah kegaduhan terjadi gegara beredarnya video dr. Okky Pratama yang diduga sedang bermesraan. Namun di dalam video tersebut diduga adalah dua orang pria yang tengah bermesraan.

Sosok Robby Purba, pembawa acara kondang, terserat sebab video lawasnya bersama dr. Okky Pratama. Kemejanya bermotif bunga dan momen dirinya disuapi dr. Okky jadi sorotan netizen.

Ramadan kali ini, Robby Purba tetap aktif menjalankan banyak pekerjaan. Setelah selesai syuting, dirinya menyempatkan diri untuk berburu takjil di sekitar studio.

Ads 728x90